SOPPENG – Nama Udhin Syam, yang lebih dikenal masyarakat dengan sapaan Udhin Jahe Merah, mulai ramai diperbincangkan menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Mattabulu, Kecamatan Lalabata.

Pria yang dikenal sebagai pelaku usaha itu disebut-sebut siap maju sebagai bakal calon kepala desa. Namun, bagi Udhin, Pilkades bukan sekadar soal siapa yang menang. Baginya, yang lebih penting adalah bagaimana Mattabulu bisa berkembang dan memberi kehidupan yang lebih baik bagi warganya.

Menurut Udhin, Mattabulu punya modal yang tidak dimiliki banyak desa. Alamnya masih asri, kopi pegunungannya sudah mulai dikenal, ada hutan pinus, air terjun, madu hutan, gula aren, hingga budaya masyarakat yang masih terjaga.

"Potensi kita sebenarnya luar biasa. Tinggal bagaimana dikelola dengan baik supaya masyarakat juga merasakan manfaatnya," ujarnya.

Karena itu, jika mendapat amanah memimpin desa, Udhin ingin mengusung konsep pembangunan yang ia sebut Mattabulu Highland Eco Village.

Sederhananya, Mattabulu dibangun dengan mengandalkan kekuatan alam, pertanian, dan pariwisata tanpa menghilangkan jati diri desa.

Ia membayangkan kopi Mattabulu tidak lagi dijual hanya sebagai biji kopi, tetapi diolah menjadi produk unggulan yang memiliki merek sendiri. Begitu pula gula aren dan madu hutan yang bisa dikemas lebih baik sehingga memiliki nilai jual lebih tinggi.

Di sektor pariwisata, menurutnya, warga harus menjadi pelaku utama. Wisatawan yang datang tidak hanya menikmati pemandangan, tetapi juga bisa menginap di rumah warga, mencicipi kopi Mattabulu, menikmati kuliner lokal, hingga mengenal budaya masyarakat setempat.

"Bukan hanya desanya yang terkenal, tapi masyarakatnya juga harus ikut sejahtera," katanya.

Udhin juga menilai anak-anak muda Mattabulu perlu diberi ruang untuk berkarya. Mulai dari promosi wisata melalui media sosial, mengembangkan usaha perkebunan, hingga membangun UMKM berbasis potensi desa.

Ia berharap ke depan Mattabulu tidak hanya dikenal sebagai desa wisata, tetapi juga menjadi desa yang mampu menciptakan lapangan kerja bagi warganya sendiri sehingga generasi muda tidak harus selalu mencari pekerjaan di luar daerah.

Meski tahapan Pilkades masih menunggu keputusan pemerintah, munculnya sejumlah figur baru, termasuk Udhin Jahe Merah, mulai memberi warna dalam dinamika politik Desa Mattabulu. 

Warga pun berharap Pilkades nantinya tidak hanya menghadirkan persaingan, tetapi juga melahirkan gagasan-gagasan baru untuk membawa Mattabulu menjadi desa yang lebih maju.
Baca Juga