SOPPENG — Sebanyak 10 sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) sederajat mengikuti GEN SIGAP (Generasi Tangguh Siaga Bencana Peduli Sesama) Lomba PMR Tingkat Mula se-Kabupaten Soppeng di Yayasan Perguruan Islam Ganra, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan yang digelar SMP Perguruan Islam Ganra tersebut berlangsung dengan nuansa edukatif dan kompetitif. Para peserta mengikuti sejumlah perlombaan yang mengasah pengetahuan kepalangmerahan, kreativitas, keterampilan, serta kesiapsiagaan menghadapi bencana.
GEN SIGAP 2026 merupakan inisiatif PMR Madya Unit SMP Perguruan Islam Ganra dalam rangka memperingati Hari PMI. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang pembinaan bagi peserta didik untuk mengenal nilai kemanusiaan dan keterampilan dasar menghadapi kondisi darurat.
Pembukaan kegiatan dilakukan Ketua PMI Kabupaten Soppeng yang diwakili Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Soppeng, Abdul Aziz Muhammad.
Abdul Aziz mengatakan, pengenalan kepalangmerahan dan kesiapsiagaan bencana perlu dilakukan sejak usia sekolah.
“GEN SIGAP ini menjadi wadah yang sangat baik bagi anak-anak untuk belajar tentang kepalangmerahan, kesiapsiagaan bencana, serta kepedulian terhadap sesama. Yang kita bangun bukan hanya kemampuan untuk berkompetisi, tetapi juga karakter anak-anak agar menjadi generasi yang tangguh, sigap dan memiliki jiwa kemanusiaan,” ujarnya.
Menurutnya, edukasi kebencanaan sejak dini penting untuk membentuk generasi yang memiliki pengetahuan dan kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan bencana.
Lima Cabang Lomba
GEN SIGAP 2026 mempertandingkan lima cabang lomba, yakni Cerdas Cermat PMI, Menggambar, Ular Tangga Kebencanaan, Video Senam Mitigasi Bencana, dan Video Simulasi Bencana.
Sepuluh sekolah yang ambil bagian masing-masing SDN 261 Watanbelo, SDN 7 Salotungo, SDN 38 Labokong, SDN 211 Attang Benteng, SD Perguruan Islam Ganra, SDN 1 Lamappoloware, SDN 29 Cenrana, SDN 116 Mattanru, SDN 79 Enrekeng, dan SDN 56 Madining.
Kepala SMP Perguruan Islam Ganra, Rosmiati, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dan dukungan berbagai pihak sehingga kegiatan dapat terlaksana.
“Kami sangat bersyukur dan bangga karena GEN SIGAP dapat terlaksana dengan baik. Antusiasme peserta dan dukungan dari berbagai pihak menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi peserta didik,” kata Rosmiati.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi pelajar untuk membangun persahabatan, kepedulian dan semangat kemanusiaan.
Pembina PMR SMP Perguruan Islam Ganra, Muh. Irfan Kadir, S.Pd., Gr., mengatakan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi.
“Alhamdulillah, kegiatan berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan. Anak-anak sangat antusias mengikuti setiap perlombaan. Kami sengaja mengemas kegiatan ini dengan unsur edukasi, permainan dan kreativitas agar materi kepalangmerahan serta kebencanaan lebih mudah dipahami oleh peserta,” jelasnya.
Menurutnya, GEN SIGAP juga menjadi momentum mempererat komunikasi dan jejaring antarunit PMR sekolah dasar di Kabupaten Soppeng.
“Harapan kami, setelah mengikuti GEN SIGAP, peserta tidak hanya membawa pulang pengalaman dari perlombaan, tetapi juga membawa pengetahuan tentang bagaimana menjaga kesehatan, menghadapi bencana dan membantu sesama,” tambah Muh. Irfan.
SDN 7 Salotungo Juara Umum
Dari lima cabang yang diperlombakan, SDN 7 Salotungo berhasil meraih predikat Juara Umum GEN SIGAP 2026.
Berikut hasil perlombaan:
Ular Tangga Kebencanaan
1. SDN 79 Enrekeng
2. SDN 29 Cenrana
3. SDN 7 Salotungo
Lomba Menggambar
1. SDN 1 Lamappoloware — Zafirah Lathifah Falmi
2. SDN 7 Salotungo — Hikayah Alfi Laila Irfaniyah
3. SDN 79 Enrekeng — Nadhya Nur Az Zahra
Cerdas Cermat PMI
1. SDN 1 Lamappoloware
2. SDN 7 Salotungo
3. SD Perguruan Islam Ganra
Video Simulasi Bencana
1. SDN 7 Salotungo
2. SDN 79 Enrekeng
Video Senam Mitigasi Bencana
1. SDN 7 Salotungo
2. SDN 38 Labokong
3. SDN 1 Lamappoloware
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan PMI Kabupaten Soppeng, BPBD Kabupaten Soppeng, Pemerintah Kecamatan Ganra, Pemerintah Desa Ganra, Pemerintah Desa Belo, Pemerintah Desa Enrekeng, Ketua Yayasan Perguruan Islam Ganra, Pembina Pondok Yayasan Perguruan Islam Ganra, kepala sekolah/madrasah Yayasan Perguruan Islam Ganra, serta kepala sekolah dan guru pendamping peserta.
GEN SIGAP 2026 diselenggarakan melalui kolaborasi sejumlah unsur ekstrakurikuler SMP Perguruan Islam Ganra, yakni PMR, OSIS, Pramuka, Keagamaan, SRMTC, Drum Corps 41, dan Raga Line Squad.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya SMP Perguruan Islam Ganra menanamkan nilai kemanusiaan, kepedulian, kesiapsiagaan dan persahabatan kepada generasi muda di Kabupaten Soppeng.
0 Komentar