Breaking News

Futsal dan Ruang Belajar Lain bagi Siswa SDN 17 Bila

SOPPENG — Di SDN 17 Bila, futsal tidak sekadar dipandang sebagai kegiatan tambahan di luar jam pelajaran. Bagi sekolah, lapangan menjadi ruang belajar lain bagi siswa. Tempat anak belajar bekerja sama, memahami peran, membangun disiplin, sekaligus merasakan kegembiraan bersama.

Pembina ekstrakurikuler futsal SDN 17 Bila, Andi Fadil, mengatakan futsal dipilih bukan hanya karena dekat dengan anak-anak dan mudah diterima sebagai olahraga masyarakat, tetapi juga karena memiliki nilai pembinaan karakter yang kuat.

Menurutnya, di dalam permainan terdapat proses yang membentuk kebiasaan dan sikap anak sejak dini.
“Di futsal ada kegembiraan bersama, ada kekompakan, ada strategi bersama, dan ada kedisiplinan,” ujarnya.

Bagi anak-anak sekolah dasar, pengalaman seperti itu tidak selalu hadir dalam ruang belajar formal. Di lapangan, mereka belajar bahwa permainan tidak bisa dimenangkan sendiri. Setiap pemain memiliki peran dan hasil ditentukan oleh kerja tim.

Anak juga belajar mengikuti aturan, menghargai keputusan, menjaga komitmen latihan, hingga menerima hasil pertandingan.

Proses itu dijalani ekstrakurikuler futsal SDN 17 Bila dalam beberapa tahun terakhir.
Sejak 2023, tim futsal sekolah ini mencatat satu kali juara IV, tiga kali juara III, delapan kali juara II, dan satu kali juara I. Delapan kali mereka mencapai partai final, namun selalu berakhir sebagai runner up.

Meski begitu, pembinaan tetap berjalan.
Latihan ekstrakurikuler dilaksanakan setiap Senin, sekali dalam dua pekan di sekolah. Di luar jadwal tersebut, para siswa juga mengikuti latihan bersama SSB Sewo Junior untuk menambah pengalaman bermain dan menjaga ritme latihan.
Kesabaran itu akhirnya berbuah pada ajang Futsal Ukhuwah Cup IV yang berlangsung di Lapangan Gasis pada 11 hingga 15 Mei 2026.

SDN 17 Bila berhasil meraih gelar juara pertama. Prestasi itu sekaligus mengakhiri rangkaian delapan kali kegagalan di final.

Keberhasilan tersebut juga diikuti penghargaan individu. Daffa terpilih sebagai pemain terbaik, sedangkan Albizar menjadi pencetak gol terbanyak.

Andi Fadil menyebut dukungan sekolah dan orang tua menjadi bagian penting dalam perjalanan tim. Kepala sekolah disebut rutin hadir mendampingi siswa saat bertanding. Dukungan yang sama juga diberikan para orang tua dari pinggir lapangan.

Bagi SDN 17 Bila, kemenangan di Gasis menjadi catatan penting. Namun yang terus dijaga bukan hanya hasil pertandingan, melainkan proses pembinaan yang berlangsung di dalamnya.

Sebab melalui futsal, anak-anak tidak hanya belajar bermain, tetapi juga belajar tumbuh bersama.

Baca Juga

0 Komentar

© Copyright 2022 - ERABRITA.COM