Breaking News

Naik Pick Up Lewati Jalan Becek, Bupati Soppeng Turun Langsung ke Sawah Bersama Petani

SOPPENG — Suasana berbeda terlihat dalam kegiatan tanam perdana program Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Kelurahan Apanang, Kecamatan Liliriaja, Jumat (8/5/2026).

Untuk menuju lokasi penanaman, Bupati Soppeng bersama rombongan harus melewati gerimis jalan tani, berlumpur, dan tergenang air di beberapa titik. Akses menuju hamparan sawah yang berjarak sekitar ratusan meter dari lokasi tenda utama itu membuat kendaraan biasa sulit melintas.

Di tengah kondisi tersebut, Bupati Soppeng memilih menggunakan mobil pick up bersama rombongan menuju lokasi sawah tempat penanaman perdana dilakukan.

Mobil pick up yang melintasi jalan tani berlumpur di tengah hamparan persawahan menjadi perhatian masyarakat dan petani yang hadir di lokasi. Suasana lapangan tampak cair dan penuh interaksi antara pemerintah, penyuluh, dan petani.

Setibanya di lokasi, Bupati langsung turun ke area persawahan dan mengikuti proses tanam perdana bersama petani peserta program PM-AAS.
Di sela kegiatan, Bupati terlihat berdialog dengan petani terkait kondisi sawah, pola tanam, hingga harapan terhadap program pertanian modern yang mulai diterapkan di Kabupaten Soppeng.

Bupati menegaskan bahwa pertanian modern harus menjadi jalan untuk membantu petani bekerja lebih efisien dan meningkatkan hasil produksi.

“Teknologi bukan untuk menggantikan petani, tetapi membantu petani agar kerja lebih ringan dan hasil lebih besar,” ujarnya.

Ia juga mengajak petani untuk tidak takut menghadapi perubahan dan perkembangan teknologi pertanian.

Menurutnya, pertanian modern saat ini bukan lagi sekadar soal cara bertani tradisional, tetapi bagaimana petani dapat memanfaatkan teknologi dan mekanisasi untuk meningkatkan kesejahteraan.

Kegiatan tanam perdana PM-AAS di Apanang turut dihadiri Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kementerian Pertanian RI, Prof. Dr. Ir. Fadjry Jufri, M.Si., bersama jajaran Kementerian Pertanian, BRMP Sulawesi Selatan, unsur Forkopimda, penyuluh pertanian, serta kelompok tani pelaksana program.

Program PM-AAS sendiri merupakan sistem pertanian modern yang mengedepankan penggunaan mekanisasi pertanian, alat tanam modern, pemupukan berimbang, hingga pemanfaatan teknologi drone dalam proses budidaya pertanian.

Melalui program tersebut, pemerintah berharap pertanian di Kabupaten Soppeng dapat bergerak menuju sistem pertanian modern yang lebih maju, efisien, dan produktif.
Baca Juga

0 Komentar

© Copyright 2022 - ERABRITA.COM