Pada Selasa sore (3/3/2026), sejumlah fotografer terlihat aktif memotret di berbagai sudut arena pasar. Mereka membidik ekspresi pedagang, interaksi pembeli, hingga suasana ngabuburit yang memadati lapangan.
Salah satu fotografer yang ditemui adalah Lato HK dari Cabbenge. Ia bersama beberapa rekannya tampak serius mengatur komposisi gambar di tengah keramaian pengunjung.
Menurut Lato HK, Pasar Ramadhan menjadi ruang yang kaya secara visual. “Di sini lengkap. Ada ekspresi pedagang saat melayani pembeli, ada anak-anak yang berlarian, ada keluarga yang berburu takjil. Momen seperti ini tidak dibuat-buat,” ujarnya.
Ia menilai suasana pasar yang dinamis memberi tantangan tersendiri bagi fotografer. Pencahayaan yang berubah menjelang magrib, keramaian pengunjung, hingga detail aktivitas transaksi menjadi objek menarik untuk diabadikan.
“Kami tidak hanya memotret orang, tapi cerita. Setiap sudut punya cerita berbeda,” tambahnya.
Keberadaan komunitas fotografer ini juga menarik perhatian pengunjung. Beberapa di antaranya bahkan meminta untuk difoto bersama keluarga atau teman saat berada di area pasar.
Aktivitas komunitas tersebut menambah warna tersendiri di Pasar Ramadhan SUKSES 2026, menjadikan arena tidak hanya sebagai pusat kuliner dan transaksi, tetapi juga ruang dokumentasi visual yang merekam denyut Ramadan di Kabupaten Soppeng.
0 Komentar