Soppeng — Setiap sore menjelang berbuka, Lapangan Gasis Watansoppeng berubah seperti “jantung ekonomi” yang berdetak cepat. Di sanalah Pasar Ramadhan SUKSES 2026 bekerja seperti mesin yang memutar roda ekonomi masyarakat.
Aroma aneka takjil, suara jual beli, hingga antrean pembeli menjadi tanda hidupnya ruang ekonomi rakyat itu. Di antara tenda-tenda UMKM, uang berpindah tangan dengan ritme yang hampir tanpa jeda.
Data yang dirilis penyelenggara menunjukkan, hingga malam ke-10 pelaksanaan Pasar Ramadhan SUKSES 2026, total nilai transaksi telah mencapai Rp1.207.466.000.
Angka tersebut menggambarkan tingginya aktivitas ekonomi yang terjadi setiap hari di kawasan pasar yang digelar oleh Perseroda Lamataesso Mattappa di Lapangan Gasis Watansoppeng.
Sejak dibuka pada 24 Februari 2026 oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, pasar ini menjadi ruang pertemuan antara kebutuhan masyarakat dan harapan pelaku usaha kecil.
Sebanyak 87 tenant UMKM memanfaatkan momentum Ramadan untuk menjajakan produk mereka. Mulai dari aneka takjil, minuman segar, makanan tradisional, hingga jajanan kekinian yang ramai diburu pembeli.
Setiap transaksi kecil di lapak-lapak itu ibarat percikan yang menghidupkan rantai ekonomi lebih besar. Pedagang membeli bahan baku dari pasar, mempekerjakan tenaga bantu, hingga menggerakkan sektor jasa di sekitar lokasi.
Pasar Ramadhan SUKSES pun bekerja seperti roda gigi ekonomi. Ketika satu lapak ramai pembeli, dampaknya ikut mengalir ke banyak pihak lain.
Setiap sore hingga malam, ratusan bahkan ribuan warga memadati area pasar untuk berburu menu berbuka puasa. Aktivitas ini membuat denyut ekonomi lokal terasa semakin hidup.
Banyak pedagang bahkan mengaku dagangan mereka kerap habis sebelum malam berakhir karena tingginya minat masyarakat.
Dengan capaian transaksi lebih dari Rp1,2 miliar dalam sepuluh hari, Pasar Ramadhan SUKSES 2026 tidak hanya menjadi ruang hiburan Ramadan, tetapi juga menjadi penggerak nyata ekonomi kerakyatan di Kabupaten Soppeng.
Selama kegiatan ini masih berlangsung, “mesin ekonomi” itu diperkirakan akan terus berputar, menghidupkan usaha kecil dan menjaga denyut ekonomi lokal tetap bergerak.
0 Komentar