Breaking News

Puluhan Kepala Sekolah Hadiri Talk Show AMAN, Dukung Perlindungan Anak di Soppeng

Soppeng — Puluhan kepala sekolah TK, PAUD dan SD dari berbagai wilayah di Kabupaten Soppeng menghadiri Talk Show Adhyaksa Mappoji Anak (AMAN) yang digelar Selasa malam (10/3/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kejaksaan Negeri Soppeng ini menjadi ruang edukasi bersama terkait perlindungan anak, administrasi kependudukan serta penguatan pemahaman hukum bagi masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan.

Sejumlah kepala sekolah TK dan PAUD se-Kabupaten Soppeng tampak hadir dalam kegiatan tersebut. Turut pula hadir kepala sekolah dasar dari Kecamatan Lalabata dan Liliriaja serta Camat Lalabata.

Kehadiran para kepala sekolah ini dinilai penting karena sekolah menjadi salah satu ruang utama pembinaan dan perlindungan anak.

Dalam talk show tersebut, Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejaksaan Negeri Soppeng menjelaskan tentang batasan umur anak serta jenis Kartu Identitas Anak (KIA). Ia menyampaikan bahwa Kejaksaan Negeri Soppeng telah melakukan sosialisasi program Adhyaksa Mappoji Anak di dua pesantren di Kabupaten Soppeng. Dari kegiatan tersebut, sekitar 50 anak telah mendapatkan Kartu Identitas Anak.

“Kami sudah dua kali melakukan sosialisasi program AMAN di dua pesantren. Kurang lebih 50 anak sudah diberikan KIA. Selain itu, kami juga membuka ruang konsultasi bagi masyarakat terkait persoalan perdata dan tata usaha negara,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Soppeng menjelaskan bahwa saat ini kejaksaan tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga hadir memberikan edukasi hukum kepada masyarakat.

Menurutnya, salah satu fokus yang saat ini didorong adalah peningkatan pemahaman hukum bagi pelaku UMKM yang dalam praktiknya masih sering menghadapi berbagai persoalan hukum.

“Pada kenyataannya pemahaman hukum pelaku UMKM masih terbatas. Karena itu kejaksaan membuka ruang pengaduan dan edukasi hukum agar para pelaku UMKM dapat menjalankan usahanya dengan lebih aman,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan para kepala sekolah dapat menjadi perpanjangan informasi kepada para orang tua siswa mengenai pentingnya kepemilikan identitas anak serta perlindungan hukum bagi anak.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis Kartu Identitas Anak kepada sejumlah anak yang hadir dalam kegiatan talk show. Selain itu diberikan pula voucer belanja dan voucer liburan ke Taman Wisata Alam Lejja.
Baca Juga

0 Komentar

© Copyright 2022 - ERABRITA.COM