Apel ini digelar untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Turut hadir Bupati Soppeng Suwardi Haseng, unsur Forkopimda, pejabat utama Polres Soppeng, serta perwakilan instansi terkait.
Peserta apel terdiri dari personel gabungan TNI-Polri dan instansi daerah, di antaranya satu peleton Kodim 1423 Soppeng, personel Polres dan Polsek jajaran, Sat Lantas, Sat Reskrim, Sat Intelkam, serta unsur Dinas Perhubungan Kabupaten Soppeng, Satpol PP Kabupaten Soppeng, Damkar, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng.
Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Lebaran.
“Polri, TNI bersama Pemda dan seluruh stakeholder bersinergi untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Soppeng,” ujarnya.
Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Secara nasional operasi ini melibatkan sekitar 161 ribu personel.
Di Kabupaten Soppeng disiapkan empat pos pengamanan, yakni Pos Terpadu Kota Watansoppeng, Pos Pengamanan Takalala, Pos Pengamanan Cabenge, dan Pos Pengamanan Batu-batu.
Sebanyak 85 personel Polres Soppeng diterjunkan dalam operasi tersebut untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus mudik dan aktivitas masyarakat selama Idul Fitri.
0 Komentar