Breaking News

Transaksi Empat Malam Rp 383 Juta, Perseroda Catat Perputaran Ekonomi Pasar Ramadhan SUKSES 2026

SOPPENG — Perputaran ekonomi di arena Pasar Ramadhan SUKSES 2026 menunjukkan tren peningkatan signifikan. Selama empat malam pertama, total transaksi dari 87 tenant UMKM tercatat mencapai Rp 383.457.000,00.

Rincian transaksi yang dihimpun panitia yakni Rp 71.609.000,00 pada malam pertama, Rp 90.902.000,00 malam kedua, Rp 96.766.000,00 malam ketiga, dan melonjak menjadi Rp 124.180.000,00 pada malam keempat.

Data tersebut merupakan hasil pendataan resmi yang dilakukan oleh penyelenggara, yakni Perseroda PT Lamataesso Mattappa, badan usaha milik daerah yang dipercaya Pemerintah Kabupaten Soppeng sebagai pelaksana kegiatan Pasar Ramadhan SUKSES 2026.

Sebagai penyelenggara, Perseroda bertanggung jawab atas pengelolaan tenant, sistem administrasi, hingga pendataan transaksi harian seluruh pelaku UMKM yang terlibat. Proses pencatatan dilakukan setiap malam, mencakup transaksi tunai maupun nontunai melalui QRIS.

Plt Direktur Perseroda PT Lamataesso Mattappa, Musdar Asman, menyampaikan bahwa pendataan tersebut menjadi bagian dari sistem pengelolaan profesional yang diterapkan dalam event ini.

“Setiap malam panitia melakukan pendataan jumlah transaksi di setiap tenant, baik yang transaksi tunai atau via QRIS,” ujar Musdar saat dikonfirmasi pada malam ke-6 pelaksanaan pasar.

Ia menjelaskan, pencatatan transaksi bukan sekadar dokumentasi, tetapi instrumen untuk mengukur dampak riil kegiatan terhadap perputaran ekonomi daerah. Data harian tersebut menjadi bahan evaluasi kinerja event, tingkat partisipasi masyarakat, serta pertumbuhan omzet UMKM selama Ramadan.

Kenaikan angka transaksi hingga malam keempat dinilai menunjukkan tingginya minat masyarakat berbelanja di arena pasar serta efektivitas pengelolaan kegiatan oleh penyelenggara.

Pasar Ramadhan SUKSES 2026 sendiri resmi dibuka pada 24 Februari 2026 dan menghadirkan 87 tenant UMKM lokal di Lapangan Gasis Watansoppeng.

Event ini menjadi salah satu agenda ekonomi tahunan daerah yang ditujukan untuk mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah selama bulan suci Ramadan.
Baca Juga

0 Komentar

© Copyright 2022 - ERABRITA.COM