MAKASSAR – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menjadikan Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan sebagai momentum membangun kembali kekuatan Partai Golkar di wilayah timur Indonesia. Hal itu disampaikannya saat membuka secara resmi Musda XI Golkar Sulsel di Hotel Claro Makassar, Sabtu (18/7/2026).
Dalam pembukaan Musda, Bahlil didampingi Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji dan Bendahara Umum Sari Yuliati. Forum tersebut juga dihadiri anggota DPR RI daerah pemilihan Sulawesi Selatan, anggota DPRD Provinsi Sulsel, anggota DPRD kabupaten/kota, serta pengurus Partai Golkar dari seluruh daerah di Sulawesi Selatan.
Di hadapan ribuan kader, Bahlil menegaskan bahwa Sulawesi Selatan memiliki posisi yang sangat penting bagi Partai Golkar. Karena itu, ia berharap kepengurusan baru hasil Musda mampu mengembalikan kejayaan Golkar di daerah yang selama ini dikenal sebagai salah satu basis utama partai berlambang pohon beringin di kawasan Indonesia Timur.
Menurut Bahlil, Musda bukan hanya memilih ketua baru, melainkan forum tertinggi organisasi di tingkat provinsi yang menentukan arah perjalanan partai melalui evaluasi kepengurusan, penyusunan program kerja, serta penetapan kepemimpinan baru.
"Musda merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat provinsi. Dari forum ini lahir evaluasi kepengurusan, program kerja dan rekomendasi, serta memilih Ketua DPD Partai Golkar," ujarnya.
Ketua Umum Partai Golkar itu kemudian mengingatkan agar kepengurusan yang terpilih tidak berhenti pada pelaksanaan Musda. Ia meminta konsolidasi segera dilanjutkan hingga ke seluruh jenjang organisasi, dimulai dengan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) di kabupaten dan kota, kemudian diteruskan ke tingkat kecamatan, desa, hingga ranting.
"Kita harus bergerak cepat. Setelah Musda selesai, segera laksanakan Muscab. Setelah itu lanjutkan konsolidasi sampai ke tingkat kecamatan dan desa, karena kekuatan Partai Golkar sesungguhnya berada di akar rumput," tegas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tersebut.
Bahlil juga mengingatkan seluruh kader terhadap target besar yang telah ditetapkan Partai Golkar menjelang Pemilu 2029. Ia berharap seluruh struktur partai bekerja lebih solid untuk meningkatkan perolehan kursi di DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota, sekaligus mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Pada Musda XI Golkar Sulsel kali ini, proses pemilihan Ketua DPD I hanya diikuti satu bakal calon, yakni Ilham Arief Sirajuddin (IAS). Menyinggung hal tersebut, Bahlil menyatakan optimistis IAS mampu membawa Golkar Sulawesi Selatan semakin solid menghadapi agenda politik ke depan.
"Saya pikir Kak Aco (IAS) adalah pilihan terbaik untuk bagaimana bisa memimpin partai ini," katanya.
0 Komentar