SOPPENG — Sebanyak 67 peserta mengikuti Lomba Anugerah Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah Kreatif dan Inovatif Tingkat Kabupaten Soppeng Tahun 2026. Ajang yang diselenggarakan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Soppeng ini mempertandingkan delapan kategori dan menjadi bagian dari seleksi berjenjang menuju tingkat provinsi hingga nasional.
Lomba yang berlangsung di Gedung Guru PGRI Kabupaten Soppeng tersebut memberikan ruang bagi pendidik dan tenaga kependidikan untuk menunjukkan kreativitas, inovasi, serta praktik baik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan layanan pendidikan.
Ketua PGRI Kabupaten Soppeng, Naharuddin, S.Pd., M.Pd., mengatakan kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap insan pendidikan yang terus berupaya melakukan perubahan positif di lingkungan kerjanya.
“Lomba Anugerah Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah Kreatif dan Inovatif ini merupakan bentuk apresiasi terhadap insan pendidikan yang terus berupaya melakukan perubahan positif. Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong lahirnya lebih banyak inovasi yang berdampak langsung terhadap peningkatan mutu pembelajaran dan layanan pendidikan di Kabupaten Soppeng,” kata Naharuddin.
Ketua Dewan Juri, Muhammad Husni, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa penilaian mencakup kualitas inovasi, relevansi dengan permasalahan pendidikan, kreativitas dalam pelaksanaan, serta hasil dan dampak yang ditunjukkan melalui praktik baik peserta.
“Yang ingin kita dorong bukan hanya kemampuan peserta menghasilkan karya yang menarik, tetapi juga bagaimana inovasi tersebut menjawab kebutuhan nyata di satuan pendidikan. Inovasi harus memiliki tujuan yang jelas, dilaksanakan secara terencana, dan memberikan dampak yang dapat dirasakan oleh murid, guru, satuan pendidikan, maupun masyarakat,” jelasnya.
Tim juri terdiri atas Muhammad Husni, S.Pd., M.Pd., selaku ketua, Muhammad Arifai, S.Pd., dan Muhammad Ismail Jumarang, S.Ag., M.Pd.I. Muhammad Ismail Jumarang merupakan juara nasional pada lomba serupa tahun 2025.
Ini Para Juara Anugerah GTK Kreatif dan Inovatif Soppeng 2026
Berdasarkan rekapitulasi hasil penilaian, berikut peserta yang meraih peringkat pertama, kedua, dan ketiga pada masing-masing kategori.
1. Kategori Pengawas Sekolah
- Peringkat I: Idham — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
- Peringkat II: Sofyan — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
- Peringkat III: Gerhana Saebe — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
2. Kategori Kepala Sekolah
- Peringkat I: Andi Hermiyati — KB Nabigh.
- Peringkat II: Tawir — SMP Muhammadiyah Leworeng.
- Peringkat III: Husmiati — SD Negeri 53 Lajarella.
3. Kategori Guru SD/MI
- Peringkat I: Wardiman — SD Negeri 16 Liangeng.
- Peringkat II: Muhammad Akbar Arifin — SD Negeri 240 Walemping.
- Peringkat III: Nur Akmal — SD Negeri 86 Cacaleppeng.
4. Kategori Guru SLB
- Peringkat I: Diva Aulia Husti — SLB Negeri Soppeng.
- Peringkat II: Ayu Andira — SLB Negeri Soppeng.
5. Kategori Guru PAUD (KB/TK/RA)
- Peringkat I: Fasdillah — KB Nabigh.
- Peringkat II: Jumrah — TK Negeri LamungpatuE.
- Peringkat III: Nurul Sulfitri Rusdi — KB Nabigh.
6. Kategori Guru SMP/MTs
- Peringkat I: Neni Puspitasari — SMP Negeri 1 Marioriawawo.
- Peringkat II: Nurjannah — SMP Negeri 1 Marioriawawo.
- Peringkat III: Yusra Evi — SMP Negeri 4 Lilirilau.
7. Kategori Guru SMA/MA
- Peringkat I: Akhsan Rian Anugerah — SMA Negeri 1 Soppeng.
- Peringkat II: Syarife Hidayatullah — SMA Negeri 4 Soppeng.
8. Kategori Guru SMK/SMAK
- Peringkat I: Rahmat Hidayat — SMK Negeri 2 Soppeng.
- Peringkat II: Amir Mahmud — SMK Negeri 1 Soppeng.
- Peringkat III: Kasmawati — SMK Negeri 1 Soppeng.
Pemenang Dipersiapkan Menuju Tingkat Provinsi
Setelah seleksi tingkat kabupaten, para pemenang mendapatkan pembekalan dari tim juri. Pembekalan diarahkan untuk memperkuat substansi karya, menyempurnakan penyajian inovasi, serta meningkatkan kemampuan peserta dalam mempresentasikan praktik baik secara sistematis.
Muhammad Husni berharap para pemenang memanfaatkan pembekalan tersebut untuk mematangkan persiapan menghadapi kompetisi tingkat berikutnya.
“Para pemenang perlu memanfaatkan pembekalan ini untuk memperkuat karya masing-masing. Keberhasilan di tingkat kabupaten hendaknya menjadi motivasi untuk terus belajar, menyempurnakan inovasi, dan menunjukkan praktik baik yang benar-benar memberikan manfaat bagi pendidikan. Kami berharap perwakilan Soppeng dapat tampil optimal di tingkat provinsi dan melanjutkan prestasi hingga tingkat nasional,” ujarnya.
Para pemenang direncanakan mewakili Kabupaten Soppeng pada ajang tingkat Provinsi Sulawesi Selatan pada Oktober 2026.
Melalui kegiatan ini, PGRI Kabupaten Soppeng berharap praktik baik yang dikembangkan para peserta dapat menjadi inspirasi bagi pendidik lainnya dan diterapkan lebih luas di satuan pendidikan.
( Ket: Sampul hanya ilustrasi)
0 Komentar