JAKARTA (16/12/2025)— Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh pelajar Kabupaten Soppeng di tingkat nasional. Tim SMA Negeri 1 Soppeng berhasil meraih Juara 3 Nasional dalam ajang AML Smart Competition, kompetisi cerdas cermat tingkat SMA/SMK se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Yunus Husein, Lantai 4 Gedung PPATK, Jakarta, pada Selasa, 16 Desember 2025, dan diikuti oleh pelajar SMA/sederajat dari berbagai daerah di Indonesia. Kompetisi ini merupakan bagian dari gerakan nasional PPATK dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman generasi muda terkait pencegahan Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme (APU-PPT).
AML Smart Competition mengusung materi seputar Anti-Money Laundering (AML) dengan format cerdas cermat serta tantangan digital berbasis Capture The Flag (CTF). Dari seluruh peserta, sembilan tim terbaik nasional berhasil melaju ke babak semifinal.
Perwakilan SMA Negeri 1 Soppeng yang tergabung dalam tim tersebut terdiri dari Andi Jo Karim Mappatunru (kelas X.5), Alya Azzahra (kelas X.7), dan Abdillah Fathi Rasyad (kelas X.8). Ketiganya sukses menembus Top 9 Nasional, sebagaimana diumumkan melalui akun resmi Gerakan Nasional APU PPT Indonesia di Instagram.
Pada tahap semifinal, sembilan tim unggulan dibagi ke dalam tiga grup yang masing-masing terdiri dari tiga tim. Pertandingan berlangsung dalam tiga babak, yakni Babak I, Babak II, dan Babak III, dengan sistem pembagian grup secara acak menggunakan mekanisme team picker wheel. Dari persaingan ketat tersebut, tim SMA Negeri 1 Soppeng berhasil melaju hingga grand final dan masuk tiga besar nasional.
Di akhir perlombaan, SMA Negeri 1 Soppeng ditetapkan sebagai Juara 3 Nasional, mengungguli sejumlah tim unggulan dari berbagai daerah di Indonesia.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, salah satu peserta, Andi Jo Karim Mappatunru, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah kami berhasil menembus tiga besar nasional. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah, Kepala Sekolah, guru-guru pembimbing, orang tua kami, serta teman-teman yang terus memberi dukungan, semangat, dan doa. Insya Allah, jika ada kesempatan, kami akan kembali mengikuti perlombaan ini tahun depan,” ujarnya.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi pelajar lain di Kabupaten Soppeng untuk terus berprestasi serta meningkatkan literasi dan kepedulian terhadap isu-isu strategis nasional, khususnya dalam upaya pencegahan tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme.
0 Komentar