Breaking News

Villa Yuliana, Jejak Sejarah Soppeng yang Menyita Perhatian Tamu Denmark


SOPPENG — Pesona sejarah dan kekayaan budaya Kabupaten Soppeng kembali menarik perhatian tamu mancanegara. Claus Muller, warga negara Denmark yang bekerja di lingkungan Aarhus Kommune (Balai Kota Aarhus), mengunjungi Museum Villa Yuliana, Jumat, 9 Januari 2026.

Claus Muller datang ke Soppeng bersama keluarga. Dalam kunjungannya, ia menunjukkan ketertarikan mendalam terhadap sejarah dan peradaban lokal, khususnya koleksi museum yang berkaitan dengan fosil-fosil temuan di Soppeng, termasuk fosil gading gajah purba yang tersimpan di Museum Villa Yuliana.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, Dr. Karim, S.Pd., M.Pd. 

Rombongan mendapat penjelasan mengenai sejarah Villa Yuliana, koleksi museum, serta perjalanan peradaban masyarakat Soppeng dari masa ke masa.

Menurut Meylani Kallupa, salah satu kenalan Claus Muller di Soppeng, Claus Muller dikenal sebagai profesor di bidang arkeologi. Latar belakang tersebut, kata dia, sejalan dengan ketertarikan Claus Muller terhadap koleksi fosil dan peninggalan sejarah yang ada di Soppeng.

Meylani juga menyampaikan bahwa istri Claus Muller merupakan perempuan asal Soppeng dan berprofesi sebagai dokter spesialis yang saat ini bekerja di Denmark, sehingga hubungan keluarga tersebut membuat Soppeng memiliki kedekatan tersendiri bagi Claus Muller.

Selain museum, Claus Muller dan keluarga juga mengunjungi Taman Kota dan Taman Kalong, serta menikmati panorama jajaran pegunungan yang terlihat dari kawasan Villa Yuliana. 
Rombongan bahkan sempat menikmati suasana alam dengan duduk melantai di taman Villa Yuliana, menikmati ketenangan kawasan bersejarah tersebut.

Dalam perbincangan santai, Claus Muller menyampaikan kekagumannya terhadap Indonesia, khususnya Soppeng, yang dinilainya memiliki peradaban yang lengkap serta kekayaan sumber daya alam yang luar biasa.

Kunjungan tersebut juga diwarnai cerita menarik saat rombongan mencicipi masakan tradisional Soppeng. Claus Muller mengaku baru pertama kali mencoba kannasa tello atau telur asin, dan sempat hampir memakan kulit telur sebelum diberi penjelasan bahwa cangkangnya tidak dikonsumsi. Ia pun mengaku menyukai telur asin tersebut.

Kunjungan Claus Muller ke Soppeng ini bersifat wisata dan edukatif. Meski demikian, kehadiran arkeolog asal Denmark tersebut menunjukkan bahwa Museum Villa Yuliana dan situs sejarah di Soppeng memiliki daya tarik hingga tingkat internasional.

"Claus Muller, een archeoloog en functionaris bij het stadhuis van Aarhus, Denemarken, bracht op vrijdag (9 januari 2026) een bezoek aan het Villa Yuliana Museum in Soppeng"
Baca Juga

0 Komentar

© Copyright 2022 - ERABRITA.COM