Tahun ini, Harganas mengusung tema "Ayah Wajib Hadir". Tema tersebut mengajak seluruh keluarga untuk memperkuat peran ayah dalam pengasuhan, pendidikan, perlindungan, serta pendampingan tumbuh kembang anak. Kehadiran ayah tidak hanya dimaknai secara fisik, tetapi juga melalui perhatian, kasih sayang, keteladanan, dan keterlibatan aktif dalam membangun keluarga yang harmonis bersama ibu.
Keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter setiap individu. Dari keluargalah anak belajar tentang kasih sayang, tanggung jawab, disiplin, kepedulian, serta nilai-nilai moral yang menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat. Ketahanan keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang tangguh dan menjadi modal penting bagi kemajuan daerah maupun bangsa.
"Momen ini untuk mengingatkan kita bahwa keluarga adalah pondasi utama dalam membentuk generasi sehat, berkarakter dan berkualitas, mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat peran keluarga sebagai tempat tumbuhnya kasih sayang, kepedulian dan kebersamaan."
Bupati Suwardi Haseng menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat. Keluarga yang harmonis dan menjalankan fungsi pengasuhan dengan baik akan melahirkan sumber daya manusia yang berakhlak, produktif, dan memiliki kepedulian sosial.
Melalui peringatan Harganas ke-33, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat ketahanan keluarga dengan membangun komunikasi yang baik, saling mendukung antaranggota keluarga, serta menanamkan nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, keluarga yang kuat merupakan fondasi bagi terwujudnya masyarakat yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.
Di akhir pesannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun Soppeng semakin maju dan Indonesia semakin kuat melalui keluarga-keluarga yang harmonis, tangguh, dan berkualitas.
0 Komentar