MAKASSAR — Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 di Lapangan Karebosi, Makassar, Senin (24/8/2026) malam.
Pembukaan MTQ KORPRI Nasional yang mengangkat tema “ASN Berakhlak Mulia, Indonesia Tangguh” tersebut dibuka Menteri Agama KH Nazaruddin Umar. Hadir pula Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh selaku Ketua Dewan Pengurus KORPRI, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, serta para kepala daerah dan perwakilan pemerintah daerah se-Sulawesi Selatan.
Makassar dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menjadi tuan rumah bersama penyelenggaraan MTQ tahun ini. Rangkaian perlombaan berlangsung pada 25 hingga 29 Agustus 2026.MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 mencatat jumlah peserta terbesar sepanjang sejarah pelaksanaannya. Sebanyak 1.173 peserta tergabung dalam 117 kafilah yang berasal dari 38 provinsi serta 77 kementerian dan lembaga.
Sebelum pembukaan malam hari, ribuan peserta tersebut mengikuti defile kafilah di Sulawesi Selatan pada Senin siang. Panitia juga mencatat 465 official yang mendampingi kafilah dari daerah maupun instansi pemerintah.
Besarnya jumlah peserta membuat pelaksanaan MTQ KORPRI kali ini tidak hanya menjadi agenda keagamaan internal aparatur sipil negara, tetapi juga mempertemukan perwakilan pemerintah dari berbagai daerah dan kementerian dalam satu rangkaian kegiatan di Sulawesi Selatan.Dari sisi hadiah, panitia menyiapkan penghargaan dengan total nilai lebih dari Rp2 miliar. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman kemudian menambah hadiah berupa paket umrah bagi juara umum, satu unit sepeda motor listrik untuk peringkat kedua umum, serta 10 unit sepeda.
Sejumlah sepeda bahkan langsung diberikan kepada peserta yang mampu menjawab pertanyaan spontan dalam acara pembukaan.
Bagi para peserta, perlombaan akan menjadi agenda utama mulai 25 Agustus. Sementara bagi tuan rumah, penyelenggaraan MTQ VIII KORPRI Nasional menempatkan Makassar dan Pangkep sebagai pusat kegiatan yang mempertemukan ribuan aparatur dari seluruh Indonesia.
0 Komentar