Inovasi ini diinisiasi oleh Ariyana Gusni Darwis, S.P., Penyuluh Keluarga Berencana Kecamatan Donri-Donri, sebagai langkah untuk memperkuat tata kelola Rumah Data Kependudukan agar lebih modern dan terintegrasi.
Melalui pemanfaatan teknologi barcode dan peta digital, data kependudukan serta capaian program Bangga Kencana kini dapat diakses dengan lebih cepat, akurat, transparan, dan real time.
Kepala Dinas DP3AP2KB Kabupaten Soppeng, Hj. A. Husniati, S.Sos., M.M., memberikan apresiasi atas lahirnya inovasi tersebut. Ia menegaskan bahwa data yang presisi di tingkat desa menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
Ia menyampaikan bahwa kehadiran SIMADU DIGITAL menjadi langkah maju dalam digitalisasi data kependudukan. Perpaduan antara teknologi barcode dan pemetaan digital dinilai mampu mendukung penyusunan kebijakan berbasis data sekaligus meningkatkan efisiensi kerja petugas lapangan serta keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Sementara itu, inovator SIMADU DIGITAL, Ariyana Gusni Darwi, menjelaskan bahwa sistem ini dirancang untuk menjawab berbagai kendala dalam pencatatan manual yang selama ini membutuhkan waktu lama dan berpotensi menimbulkan kesalahan.
Melalui sistem ini, setiap data kependudukan, capaian program keluarga berencana, hingga peta persebaran keluarga berisiko stunting disajikan dalam bentuk peta digital yang mudah dipahami. Pengguna cukup memindai kode QR untuk memperoleh informasi yang valid dan terkini secara instan.
SIMADU DIGITAL memiliki sejumlah keunggulan, antara lain kemampuan integrasi data dalam bentuk peta digital sehingga memudahkan visualisasi kondisi wilayah, akses cepat melalui barcode, pembaruan data secara berkala yang lebih akurat, serta dukungan dalam penyusunan program yang lebih tepat sasaran, termasuk untuk penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem.
Penerapan inovasi ini diharapkan dapat menjadi percontohan yang dapat diterapkan di seluruh kecamatan di Kabupaten Soppeng. Dengan demikian, integrasi data kependudukan yang solid dan dapat dipercaya dapat terwujud secara menyeluruh, sekaligus memperkuat perencanaan pembangunan berbasis data di tingkat daerah.
0 Komentar