MAKASSAR (18/7/2026) – Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan tak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi. Di sela-sela kegiatan, sejumlah kepala daerah dan wakil kepala daerah dari Partai Golkar memanfaatkan momentum tersebut untuk mempererat komunikasi dan bertukar informasi.
Tampak Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng duduk bersama Bupati Bantaeng Muhammad Fathul Fauzy Nurdin (Uji Nurdin), Wakil Bupati Wajo dr. Baso Rahmanuddin, Bupati Luwu Patahuddin serta Tokoh Golkar Supriansa yang juga pernah menjadi wakil bupati.
Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi antarkepala daerah yang selama ini memimpin kabupaten masing-masing. Selain memperkuat silaturahmi, mereka juga saling bertukar informasi mengenai pembangunan daerah, pelayanan publik, hingga berbagai pengalaman dalam menjalankan pemerintahan.
Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menilai komunikasi antarkepala daerah perlu terus dijaga karena dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, baik antardaerah maupun dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.
"Komunikasi antarkepala daerah perlu terus dijaga. Musda menjadi kesempatan untuk saling bertukar informasi tentang pembangunan daerah, berbagi pengalaman, sekaligus membangun komunikasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Setiap daerah memiliki pengalaman dan inovasi yang berbeda. Dari komunikasi seperti ini, kami memperoleh banyak referensi dan masukan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan daerah masing-masing," kata Suwardi Haseng.
Menurutnya, sinergi antarkepala daerah menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunan. Berbagai program yang berhasil diterapkan di satu daerah dapat menjadi referensi bagi daerah lain setelah disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik wilayah masing-masing.
Musda XI Golkar Sulsel sendiri mempertemukan jajaran DPP Partai Golkar, pengurus DPD, kepala daerah, serta kader dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Forum tersebut juga menjadi awal konsolidasi kepengurusan baru DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Ilham Arief Sirajuddin.
0 Komentar