Ke-14 siswa penerima bantuan terdiri dari lima siswa laki-laki dan sembilan siswa perempuan. Seragam batik tersebut diserahkan langsung oleh Plt. Kepala SDN 12 Biccuing, Sinardin, S.Pd., didampingi Ketua Komite Sekolah, Agus Palabuan.
Sinardin mengatakan, bantuan seragam batik ini bersumber dari partisipasi zakat dan sumbangan para guru SDN 12 Biccuing. Program tersebut telah menjadi kegiatan yang rutin dilakukan sekolah setiap penerimaan siswa baru.
“Sudah dua tahun kami melaksanakan pembagian baju batik khas sekolah seperti ini kepada siswa baru. Ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan dari para guru untuk anak-anak kita,” kata Sinardin.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan terus menjadi bagian dari kebiasaan baik di lingkungan sekolah. Semangat berbagi juga menjadi cara sederhana bagi para guru untuk ikut meringankan kebutuhan orang tua siswa.
Ketua Komite SDN 12 Biccuing, Agus Palabuan, turut menyampaikan terima kasih kepada para guru yang telah berpartisipasi dalam pemberian bantuan tersebut.
Apresiasi juga disampaikan Evadilla, salah satu orang tua siswa penerima bantuan. Ia mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan para guru kepada siswa baru.
“Terima kasih banyak kepada Bapak dan Ibu Guru atas bantuannya. Kami sangat menghargai kepedulian ini,” ujarnya.
Pembagian seragam batik tersebut menjadi bagian dari upaya SDN 12 Biccuing membangun kebersamaan antara guru, komite, siswa dan orang tua.
Semangat itu sejalan dengan semboyan sekolah, “Bersama Peduli, Bersama Berbagi, Bersama Mencerdaskan Anak Bangsa.”
SDN 12 Biccuing beralamat di Jalan Kayangan Poros Bila Tungke, Kelurahan Botto, Kabupaten Soppeng.
0 Komentar