Breaking News

8 Indikator PAUDHI di Soppeng Mulai Dirumuskan, Lintas OPD dan Sektoral Ambil Peran

SOPPENG — Pemenuhan delapan indikator Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUDHI) di Kabupaten Soppeng mulai diarahkan pada pembagian peran antarinstansi. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Soppeng mengajak berbagai sektor menyusun langkah bersama agar layanan untuk anak usia dini tidak berjalan sendiri-sendiri.

Arah tersebut dibahas dalam Perumusan Rencana Tahap I Pemenuhan 8 Indikator PAUDHI pada Satuan PAUD yang berlangsung di Aula Lantai 2 SMPN 1 Watansoppeng, Jumat (18/9/2026).

Sebanyak 34 peserta dari berbagai lintas instansi mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari Dewan Pendidikan Kabupaten Soppeng, Bunda PAUD Kecamatan, serta perwakilan SKPD terkait.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, Dr. H. Nur Alim, M.Pd., saat membuka kegiatan menegaskan bahwa pemenuhan PAUD HI membutuhkan keterlibatan banyak sektor.

“Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif ini menuntut adanya sinergi yang kuat dan berkesinambungan lintas sektor,” kata Nur Alim.

Menurutnya, delapan indikator PAUDHI perlu dipenuhi secara bertahap dengan melibatkan instansi sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

Karena itu, forum tersebut diarahkan untuk menyusun langkah taktis yang dapat dilakukan setiap instansi. Pembagian peran menjadi bagian penting agar dukungan terhadap satuan PAUD dapat berjalan terpadu dan memiliki arah yang jelas.

Nur Alim berharap peserta tidak berhenti pada perumusan rencana, tetapi dapat menerjemahkannya ke dalam langkah yang sesuai dengan kewenangan masing-masing instansi.

Rencana tahap pertama ini selanjutnya diharapkan menjadi pijakan dalam pemenuhan layanan PAUDHI pada satuan PAUD di Kabupaten Soppeng.

Pendekatan tersebut menempatkan PAUDHI sebagai kerja bersama lintas sektor, dengan satuan PAUD sebagai bagian dari sistem layanan yang membutuhkan dukungan berbagai instansi sesuai bidang tugasnya.
Baca Juga

0 Komentar

© Copyright 2022 - ERABRITA.COM