LILIRIAJA — Halaman Kantor Camat Liliriaja berubah menjadi tempat berkumpul warga dan jajaran pemerintahan, Selasa malam (15/9/2026). Karpet dan tikar digelar. Para tamu dan undangan duduk bersila mengikuti Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Kecamatan Liliriaja.
Kegiatan itu digelar Pemerintah Kecamatan Liliriaja bersama TP PKK Kecamatan Liliriaja. Sejumlah pengurus TP PKK Kabupaten Soppeng turut hadir.
Camat Liliriaja, Andi Lukman Saransi, dalam sambutannya memberi perhatian khusus pada cara TP PKK menggerakkan anggotanya hingga kegiatan tersebut terlaksana.
Menurut Andi Lukman, kebersamaan itu perlu terus dipelihara. Ia bahkan membayangkan kegiatan kecamatan ke depan bisa melibatkan lebih banyak unsur masyarakat.
“Ini baru TP PKK yang bergerak. Kami tidak bisa membayangkan pada suatu hari nanti kita bisa membuat acara yang melibatkan semua elemen yang ada di Liliriaja, bisa jadi acara kecamatan dengan rasa kabupaten,” kata Andi Lukman.
Maulid tersebut mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah dalam Mewujudkan TP PKK sebagai Pelopor Utama Kesejahteraan Keluarga yang Mandiri, Cerdas, Berakhlak dalam Suasana Rukun dan Damai serta Penuh Kegotongroyongan.”
Andi Lukman mengatakan, kegiatan keagamaan itu juga mempertemukan pengurus PKK dengan para pemangku kepentingan di wilayah Liliriaja. Harapannya, 10 program pokok PKK dapat berjalan bersama masyarakat.
Ia meminta pengurus PKK semakin mandiri dalam menyusun, menjalankan hingga melaporkan kegiatan.
“Kita ingin PKK Kecamatan Liliriaja adalah PKK yang kompak. Satu pokja yang sakit maka sakitlah TP PKK. Begitu juga sebaliknya, satu TP PKK sukses maka sukseslah TP PKK, baik TP PKK desa, kelurahan maupun kecamatan,” ujarnya.
Warga Diminta Waspadai Api
Di hadapan peserta Maulid, Andi Lukman juga menyampaikan peringatan soal kebakaran. Kemarau panjang dan cuaca panas membuat api mudah menyebar.
Ia meminta warga memeriksa dapur sebelum meninggalkan rumah atau tidur. Selang dan regulator kompor gas juga perlu diperiksa untuk memastikan tidak terjadi kebocoran.
Peralatan elektronik yang tidak digunakan sebaiknya dicabut. Sambungan kabel listrik yang longgar juga diminta segera diperbaiki agar tidak memicu percikan.
Pesan lainnya berkaitan dengan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Andi Lukman meminta anggota PKK ikut mengingatkan warga agar membayar PBB sebelum jatuh tempo.
Menurutnya, pola pembayaran PBB tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Warga tidak lagi menunggu pembantu kolektor datang ke rumah.
“Sekarang kita yang datang di kantor desa atau kelurahan untuk membayar. Bisa juga melalui mobile banking, kantor pos, Alfamidi atau aplikasi lainnya,” jelasnya.
Peringatan Maulid berlangsung dengan suasana kekeluargaan. Peserta yang hadir antara lain unsur pemerintah desa dan kelurahan, TP PKK desa dan kelurahan, TNI-Polri, KUA, pendidikan, PLKB, kepala sekolah, pimpinan pondok pesantren, BKMT, majelis taklim serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh pendidik.
0 Komentar