Breaking News

Satu Ikrar Ribuan Harapan: Cara Puskesmas Ganra Membangun Komitmen Ibu Hamil hingga Menekan Angka BBLR

SOPPENG — Hampir semua orang mengetahui bahwa ibu hamil membutuhkan gizi seimbang, pemeriksaan kehamilan secara rutin, dan Tablet Tambah Darah untuk mencegah anemia. Informasi itu telah lama menjadi bagian dari edukasi kesehatan.

Pertanyaan yang tersisa justru lebih sulit dijawab. Mengapa masih ada ibu hamil yang belum menjalankannya secara konsisten?

Pertanyaan itulah yang melahirkan inovasi PERI SEHAT di UPTD Puskesmas Ganra, Kabupaten Soppeng. PERI SEHAT merupakan singkatan dari Pernyataan Komitmen Ibu Hamil Sehat, sebuah pendekatan yang menempatkan komitmen sebagai awal perubahan perilaku.

Inovasi ini digagas oleh Meylisa, S.ST. dengan keyakinan bahwa pengetahuan akan lebih mudah menjadi kebiasaan ketika seseorang terlebih dahulu mengikat dirinya melalui sebuah janji yang diucapkan secara sadar.

Setiap ibu hamil yang datang memeriksakan kehamilan diminta membacakan Pernyataan Komitmen Ibu Hamil. Ikrar tersebut kembali dibacakan sebelum dimulainya Kelas Ibu Hamil. Suasananya dibuat khidmat agar setiap kalimat yang diucapkan benar-benar dimaknai sebagai janji kepada diri sendiri dan kepada bayi yang sedang dikandung.

Isi pernyataan itu sederhana. Ibu hamil berkomitmen menjaga kehamilan dengan penuh semangat dan tanggung jawab, memenuhi kebutuhan gizi sesuai Pedoman Gizi Seimbang, rutin memeriksakan kehamilan, serta disiplin mengonsumsi Tablet Tambah Darah selama masa kehamilan.

Pendekatan ini memanfaatkan afirmasi positif yang diulang secara konsisten. Dalam psikologi perilaku, komitmen yang diucapkan secara sadar dapat memperkuat motivasi seseorang untuk mempertahankan tindakan yang telah dipilih. Pengulangan pada setiap pertemuan menjadi pengingat agar komitmen tersebut tetap hidup dalam keseharian ibu hamil.

Bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Ganra, pelayanan antenatal tidak berhenti pada pemeriksaan fisik. Kehamilan juga membutuhkan kesiapan mental, motivasi, dan rasa tanggung jawab yang terus dipelihara hingga hari persalinan.

Hasil penerapan PERI SEHAT mulai terlihat dari kepatuhan ibu hamil mengonsumsi Tablet Tambah Darah. Jika sebelumnya konsumsi minimal berada pada angka 90 tablet selama kehamilan, melalui pendampingan dalam inovasi ini rata-rata konsumsi meningkat hingga mencapai 180 tablet sesuai kebutuhan.

Peningkatan kepatuhan tersebut berjalan seiring dengan penurunan angka kelahiran bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Ganra. Pada 2023 tercatat 18 kasus BBLR. Jumlah itu turun menjadi 12 kasus pada 2024, lalu kembali menurun menjadi 10 kasus pada 2025.

Penurunan tersebut tentu dipengaruhi berbagai upaya yang dilakukan tenaga kesehatan, mulai dari pelayanan antenatal, edukasi, pemantauan kehamilan, pemenuhan gizi, hingga kepatuhan mengonsumsi Tablet Tambah Darah. PERI SEHAT menjadi salah satu pendekatan yang memperkuat seluruh proses tersebut dengan membangun kesadaran dari dalam diri ibu hamil.

PERI SEHAT kemudian berkembang dengan menghadirkan stiker keselamatan bertuliskan "Pelan-Pelanki" yang dipasang pada kendaraan ibu hamil.

Stiker itu menyampaikan pesan sederhana kepada pengguna jalan. Kendaraan tersebut sedang membawa seorang ibu hamil yang perlu ruang lebih aman selama berkendara. Harapannya, pengendara lain mengurangi kecepatan, menjaga jarak, menghindari manuver berisiko, serta lebih menghargai keselamatan ibu dan janin.

Gagasan ini berangkat dari pemahaman bahwa perlindungan terhadap ibu hamil tidak selalu dimulai di ruang pemeriksaan. Jalan raya pun menjadi bagian dari ruang perlindungan ketika masyarakat memiliki kepedulian yang sama terhadap keselamatan mereka.

Bagi Meylisa, keberhasilan pelayanan kesehatan tidak cukup diukur dari banyaknya layanan yang diberikan. Perubahan akan lebih berarti ketika ibu hamil membawa pulang kesadaran untuk menjaga dirinya setiap hari, bahkan saat berada jauh dari fasilitas kesehatan.

PERI SEHAT lahir dari gagasan yang sederhana, namun menyentuh persoalan mendasar dalam pelayanan kesehatan. Informasi mudah disampaikan, tetapi membentuk kebiasaan membutuhkan komitmen. Ketika komitmen itu tumbuh, keputusan-keputusan kecil yang diambil setiap hari akan menentukan kualitas kehamilan hingga proses persalinan.

Pada akhirnya, setiap bayi yang lahir sehat merupakan hasil dari pilihan-pilihan baik yang dilakukan seorang ibu sejak awal kehamilan. PERI SEHAT berusaha menjaga agar pilihan-pilihan itu tetap hadir, diingat, dan dijalankan hingga tiba saatnya seorang bayi menyambut dunia dengan tangisan pertamanya.
Baca Juga

0 Komentar

© Copyright 2022 - ERABRITA.COM