Kegiatan tersebut dihadiri Pengawas Pendamping Satuan Pendidikan serta Ketua K3S Lilirilau, Suherman, S.Pd., M.Pd, dan Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Soppeng, H. Andi Muhammad Zulkarnain.
Suherman menyebutkan, Kecamatan Lilirilau memiliki 51 sekolah dasar, terbanyak di Kabupaten Soppeng namun masih dihadapkan pada keterbatasan tenaga pengajar.
“Kekurangan guru masih menjadi kendala hingga saat ini di Kecamatan Lilirilau,” ujarnya.
Pengawas Gugus 15, Hj.St. Halija, S.Pd., M.Pd., menambahkan, dari 51 sekolah hanya terdapat tiga pengawas, sehingga target kunjungan sulit terpenuhi.
Sementara itu, Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Soppeng, H. Zulkarnain menilai ada tiga tantangan utama, yakni distribusi SDM yang belum merata, digitalisasi pembelajaran yang masih sebatas administratif, serta lemahnya partisipasi masyarakat.
“Peran komite sekolah masih perlu diperkuat dalam mendukung pengembangan pendidikan,” katanya.
Dalam diskusi, persoalan yang mencuat dua hal utama, yakni kerusakan infrastruktur sekolah dan kekurangan guru di sejumlah satuan pendidikan.
0 Komentar