Pembangunan ini menjadi langkah cepat pasca terpilihnya Ketua Komite Sekolah, Dr. Yusri Muhammad Yusuf, S.Pd., M.Pd. Bersama pihak sekolah dan orang tua murid, ia langsung mendorong realisasi kebutuhan mendesak tersebut.
Selama ini, siswa menggunakan WC masjid sekitar atau menahan hingga pulang, yang berisiko terhadap kesehatan seperti penyakit saluran kencing dan penyebaran penyakit menular. Kondisi ini menjadi perhatian bersama, mengingat fasilitas sanitasi merupakan indikator penting dalam mendukung kesehatan, kenyamanan, dan konsentrasi belajar siswa.
Ketua Komite, Dr. Yusri Muhammad Yusuf, S.Pd., M.Pd menegaskan komitmen untuk memprioritaskan kebutuhan dasar siswa melalui kolaborasi bersama.
Pembangunan WC ini dilakukan secara gotong royong, dengan keterlibatan orang tua siswa yang memiliki keahlian sebagai tukang, sehingga tidak membutuhkan biaya tenaga kerja.
Dukungan juga datang dari kalangan alumni. Dr. Yusri melibatkan Guru Besar Universitas Muslim Indonesia, Prof. Dr. H. Jayadi, S.P., M.P yang merupakan alumni SD Negeri 18 Mangkawani sebagai bentuk dukungan terhadap sekolah.
Kepala Sekolah, Kartini Mangga, S.Pd menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas inisiatif serta kepedulian Komite Sekolah. Kekompakan antara guru, komite, dan orang tua murid menjadi contoh positif dalam membangun lingkungan pendidikan yang lebih baik.
Langkah cepat ini menjadi gambaran bagaimana peran aktif Komite Sekolah dan alumni mampu menjawab kebutuhan nyata di lapangan. Dari fasilitas dasar seperti WC, kolaborasi tersebut membuka jalan bagi pengembangan pendidikan yang lebih layak dan berkelanjutan di SD Negeri 18 Mangkawani.
0 Komentar